KBMTV ID

Main Drakor Pachinko, Lee Min Ho Harus Audisi Peran

Min Ho
Aktor Korea Lee Min Ho memerankan Ko Hansu sebagai anggota Yakuza. sumber: instagram.com/actorleeminho

KBMTV ID – Drama Korea Pachinko mulai tayang di Apple TV+ pada Jumat  (25/3/2022).

Sebelumnya para penggemar Lee Min Ho terkejut mengetahui sang aktor harus mengikuti audisi agar mendapatkan peran Koh Han Su.

Hal yang aneh justru datang dari drama series ini, dimana aktor sekaliber Lee Min Ho yang harusnya mendapatkan tawaran, malah harus melalui tes audisi.

Hal ini terungkap ketika penulis naskah Soo Hugh yang KBMTV ID lansir dari TIME megazine, menyebut kalau Lee Min Ho melewati beratnya proses audisi sama seperti aktor dan aktris lainnya.

Ini merupakan pertama kalinya Lee Min Ho melakukan audisi dalam 13 tahun terakhir.

Soo Hugh mengakui dirinya memang tidak tahu sepopuler apa Lee Min Ho. Jadi ia memperlakukannya sama seperti para peserta audisi lainnya.

Sementara itu Lee Min Ho sendiri mengaku audisi ini membuatnya teringat dengan masa-masa awal membangun karir sebagai aktor.

Malah Lee Min Ho mengaku kalau hampir lupa bagaimana rasanya melakukan audisi.

“Sudah 13 tahun sejak aku melakukan audisi jadinya hampir lupa prosesnya. Melakukan audisi bukan hanya menunjukkan kemampuan akting. Tapi juga merupakan proses untuk melihat kecocokan ideologi dan penggambaran karakter dengan karakternya,” ujar Min Ho.

Dalam series terbarunya ini, Lee Min Ho memerankan Koh Han Su, seseorang yang tinggal di Osaka – Jepang yang sering pergi ke Busan – Korea dan mengaku pekerjaannya sebagai  makelar.

Belakangan kemudian terungkap kalau dia adalah seorang anggota Yakuza.

Drama Korea ini berdasarkan buku terlaris karya Min Jin Lee, sedangkan Pachinko adalah drama sejarah multi-generasi tentang perang dan perdamaian.

Drama ini juga menceritakan kisah cinta dan perpisahan, serta kemenangan dan penghakiman yang terjadi di Korea, Jepang, dan Amerika Serikat.

Meski cerita dalam drama ini berlatar tentang sejarah Korea dan imigran Korea, produser dan sutradara drama ini menekankan bahwa Pachinko adalah cerita yang dekat dengan masyarakat.

“Drama ini tentang sejarah Korea, tetapi siapa pun dapat mengaitkannya,” kata Kogonada, selaku sutradara, dikutip dari Soompi.

“Bahkan sekarang, untuk bertahan hidup, keluarga imigran harus membuat keputusan yang sulit. Ini tentang sejarah, tetapi itu juga terjadi sekarang,” lanjutnya.

Drama Cinta

Pachinko mengisahkan sosok Kim Sun Ja yang lahir dan besar di Busan, Korea, ketika Korea berada di bawah kekuasaan Jepang.

Dia jatuh cinta dengan seorang pria bernama Koh Han Su (Lee Min Ho), laki-laki berani dan penuh wibawa.

Namun hati Kim Sun Ja (Kim Min Ha semasa remaja), hancur ketika dalam keadaan hamil, mengetahui bahwa Koh Han Su ternyata menikah dengan perempuan lain.

Sun Ja merasa hancur, kemudian seorang pendeta gereja bernama Baek Isak pun menyelamatkannya dengan menikahinya.

Dia dan Baek Isak kemudian pindah ke Jepang dan Sun Ja melahirkan anaknya di sana.

Kehidupan orang Korea yang tinggal di Jepang saat itu tidaklah mudah karena adanya konflik dua negara.

Kehidupan Sun Ja di negara asing dipenuhi dengan penghinaan, diskriminasi, dan perjuangan bertahan hidup.

Lee Min Ho yang memerankan Koh Han Su menceritakan sosok dalam film Pachinko yang selalu menyembunyikan identitas.

“Han Su menggunakan pakaian untuk melindungi dirinya dan juga untuk mengekspresikan identitas palsunya,” katanya.

“Melalui pakaiannya, Han Su mengubah perasaannya dan menyembunyikan identitasnya,” jelasnya lebih lanjut.

Memerankan karakter yang kompleks, Lee Min Ho merasa bangga mendapatkan pujian dari kritikus dan media asing.

Setelah penayangan perdana drakor ini, Lee Min Ho berharap mendapatkan ulasan dan saran dari penonton global.

“Saya bangga kami mendapat ulasan yang bagus dari para kritikus. Tapi sekarang kami menunggu reaksi publik,” ungkap Lee Min Ho.

“Saya pikir ulasan yang bagus berarti kami diakui sebagai produksi yang bagus, bukan soal kepopulerannya,” imbuhnya.

Melalui karakternya, Lee Min Ho berharap dapat menggambarkan situasi yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Ia berharap penonton global dapat menikmati cerita karakernya tanpa memandang latar belakang tempat asal.

“Cerita ini dapat penonton hubungkan tanpa memandang kebangsaan atau bahasa,” ujar Lee Min Ho.

“Saya harap ini akan menjadi drama yang menggerakkan hati banyak orang,” pungkasnya.[]