KBMTV ID

Berbusana Tradisional Khas Bekasi, Siswa SMK KBM 1 Ikuti Upacara Sumpah Pemuda

upacara
Siswa SMK KBM 1 Kota bekasi mengenakan busana tradisional

KBMTV.ID  – Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2022 di SMK Karya Bahana Mandiri 1 (KBM 1) Kota Bekasi, Jawa Barat melibatkan sekitar 800 siswa, Jumat (28/10).

Wakil Kepala SMK KBM 1 Aphep Adha Ginanjar bertindak selaku Pembina Upacara, sekaligus membacakan teks sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga.

Sementara itu Kepala SMK KBM 1 Rachmat Prayono mengatakan para siswa antusias mengikuti upacara mengenakan baju adat Bekasi.

“Alhamdulillah kita telah melaksanakannya dan ini sebagai momentum untuk menumbuhkan semangat, spirit, anak-anak di lingkungan SMK Karya Bahana Mandiri sebagai generasi penerus nanti di masa depan,” kata Rachmat.

Menurutnya upacara sumpah pemudah tahun ini menghadirkan sejarah masa lalu, bagaimana pemuda masa lalu berjuang untuk kemerdekaan Negara Republik Indonesia.

Rachmat mengatakan, siswa-siswi yang mengikuti proses upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda mengenakan pakaian atau baju adat tradisional.

“Para pemuda-pemuda yang bersatu untuk melawan penjajahan,  karena memang di Indonesia ini begitu luar biasa sekali beragam budaya, beragam bahasa, beragam agama, beragam suku,” ujar Rachmat.

Busana Tradisional

Salah satu siswa SMK KBM 1, Jelita mengaku senang sekali mengikuti prosesi Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda. Dia mengenakan pakaian Encim khas wanita Bekasi, dengan sepatu casual putih.

upacara
Upacara Sumpah Pemuda di SMK KBM 1 Kota Bekasi

”Seru sekali. saya baru pertama kali mengikuti acara di SMK setelah tahun sebelumnya karenca pandemi Covid-19. Acaranya menarik, prosesinya tertata dengan baik dan sangat rapi. Sukses selalu untuk SMK KBM,” kata Jelita.

Senada dengan Jelita, peserta upacara lain, Latifah mengaku baru pertama kali mengikuti prosesi upacara di SMK KBM. Siswa kelas 10 ini sambil mengenakan pakaian tradisional, dia juga memuji rangkaian acara ini.

”Melalui proses upacara ini, saya sebagai generasi penerus bangsa, terutama sebagai siswa SMK bangga dalam mempertahankan budaya. Walaupun kita berbeda-beda tapi tetap satu, Indonesia. Ayo sama-sama kita gelorakan semangat kepemudaan untuk pelajar lebih baik,” kata Latifah.

Selain upacara, pihak sekolah mengadakan berbagai lomba membuat karya desain gambar, membaca teks sumpah pemuda dan beragam lomba lainnya. []